Kadisdukcapil Akui 4 Orang Pegawainya Terkonfirmasi Covid 19, Istri Pegawai Pustaka Malah Negatif

Swab Test di kantor pustaka daerah Kabupaten Pelalawan

IKLIK.CO.ID - Setelah pernyataan Kadiskes Pelalawan Asril S.KM dalam pernyataannya yang dimuat di media pada Selasa (22/9/2020) yang menyebutkan awal terkonfirmasinya pegawai di Disdukcapil positif merupakan hasil tracing kontak erat pasien dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Pelalawan yang lebih dulu terkonfirmasi positif Covid 19.

Didalam berita yang telah menyebar di tengah masyarakat disebutkan bahwa setelah di lakukan swab terhadap Istri dari Pegawai Arsip dan Pustaka yang positif Corona juga terkonfirmasi positif Covid 19, setelah itu dilakukan tracing dan swab untuk kontak eratnya di Kantor Disdukcapil Pelalawan.

Apa yang di sampaikan Kadiskes berbanding terbalik dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Pelalawan, Nifto Anim yang menegaskan bahwa empat orang pegawainya yang telah mengikuti Swab dan terkonfirmasi positif Covid 19 bukan istri dari pegawai Pustaka daerah.

"Hasil Swab yang diberikan oleh Dinas Kesehatan ke kita (Disdukcapil red) ada empat orang yang terkonfirmasi positif," tegas Nifto, Rabu (22/9/2020)

"Bukan, istri pegawai Pustaka itu hasil nya negatif," tegasnya lagi

Ketika ditanya terkait dengan pernyataan dari Kadiskes yang menyampaikan bahwa kasus Covid 19 di Disdukcapil merupakan tracking dari kasus di kantor pustaka daerah, Nifto enggan menjawab dan mempersilahkan media menanyakan langsung ke Kadiskes.

"Sebaiknya tanyakan langsung ke Kadiskes" katanya

Di berita sebelumnya, TM pegawai Pustaka Daerah merasa kecewa dengan pernyataan Kadiskes Asril yang mengatakan bahwa penyebaran Covid 19 di Disdukcapil merupakan hasil tracking dari istri pegawai Pustaka yang terkonfirmasi positif.

"Hasil Test Swab istri saya negatif, tentu saya kecewa dengan pernyataan Kadiskes" sebut TM kesal

Dilanjutkannya, tersebab istri bekerja di Bagian Keuangan Disdukcapil Pelalawan, yang sering berurusan dengan pegawai di kantor DPKAD Pelalawan, dirinya dan istrinya banyak di telpon pegawai DPKAD yang ketakutan karena telah melakukan kontak dengan istrinya.

"Saya banyak di telpon orang DPKAD, istri saya kan bagian keuangan, tentu mereka takut telah melakukan kontak dengan istri saya," imbuhnya

TM berharap seharusnya informasi yang dirilis berdasarkan fakta dari hasil Swab yabg dilakukan sendiri oleh Diskes.

"Swab nya lain, informasi yang beredar lain, itu yang kecewakan," tandasnya

Namun TM mengakui bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid 19, setelah menjalani  Swab yang dilaksanakan di kantor Perpustakaan Daerah.

"Saya positif, saya isolasi mandiri di rumah, istri dan anak saya sudah diungsikan ke rumah mertua," akunya

Terkait dengan status positif Covid 19 yang disandangnya pasca Swab, TM mengaku mendapatkan vitamin dari Diskes diawalnya, setelah itu dirinya berjuang sendiri melawan Corona.

"Tidak ada yang berani mendekat, sedangkan obat tidak dikasih Diskes lagi,"tambahnya.

Sementara itu, Kadiskes Asril SKM ketika hendak dikonfirmasi atas berita ini, nomor kontak pribadinya tidak aktif, pesan Singkat WA pun belum berbalas sampai berita ini di terbitkan (Liaz)





Tulis Komentar