Andre : Kesejahteraan Anggota Nomor Satu

Calon Ketua PWI Pelalawan Andri Winata

IKLIK.CO.ID - Kepengurusan PWI Pelalawan di penghujung masa, para pengurus yang menjabat saat ini tinggal menunggu waktu saja untuk segera memgakhiri tugas dan tanggung jawab. Sebelum masuknya bulan ke 12 tahun 2020 ini, organisasi kewartawan di negeri Seiya sekata ini dipastikan sudah memiliki ketua yang baru.

Satu nama yang telah mempersiapkan diri secara matang menyambut kontestasi tiga tahunan ini adalah Andri Winata. Pemimpin Umum Mingguan Bernas ini salah satu kandidat yang dijagokan akan melenggang ke kursi PWI Pelalawan satu.

Beberapa waktu lalu, ada sebuah polling yang meminta pendapat masyarakat terkait sosok calon ketua PWI Pelalawan berikutnya, walau tidak secara signifikan mempengaruhi hasil konferensi nanti, namun polling menggambarkan antusiasme dan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan di organisasi para agen perubahan, wadah berkumpulnya para intelektual yang berjuang dengan pena untuk tegaknya pilar ke empat demokrasi.

 Di polling yang di buat beberapa bulan yang lalu itu, nama Andri Winata berada sebagai pemuncak polling, dengan perolehan 44 persen suara dari 571 responden.

Pria yang akrab di sapa Andre ini tidak terpaku dengan suara polling, namun niat hati ingin memeluk gunung bersama keluarga besar PWI Pelalawan lah yang membuatnya memutuskan maju sebagai calon Ketua PWI Pelalawan.

"Kalau polling tidak mempengaruhi hasil, tapi Alhamdulillah, itu support moril masyarakat ke saya, terima kasih." Ungkap Andre

"Ada mimpi dan harapan dari kawan kawan anggota PWI Pelalawan yang menjadi motivasi saya untuk memperjuangkan itu,"tegasnya

Harapan yang dimaksud Andre, adalah mengangkat kesejahteraan para rekan sejawatnya di organisasi para pekerja jurnalistik itu.

"Kesejahteraan kawan kawan wartawan harus dinomor satukan, organisasi tidak menggaji anggota, namun ada strategi untuk melakukan itu, tentu dengan kebersamaan," tandasnya

Tak hanya berbicara masalah sejahtera anggota, Andre juga berpikir tentang organisasi PWI yang mandiri, roda organisasi bergerak tanpa menghiba dukungan sumbangan dari sebaran proposal.

"Kita jadikan PWI yang mandiri, eksistensi intelektual dengan harga diri," katanya dengan optimisme

Andre sadar, cita citanya untuk PWI Pelalawan itu tidak akan terwujud jika dirinya tidak mendapatkan kepercayaan dari pemilik hak suara. Ungkapan Niat hati memeluk gunung harus dibaca lengkap apa daya tangan tak sampai.

"Lain ceritanya jika di percaya, saya hauqul yakin, semua cita cita besar PWI akan tercapai, di PWI itu di isi oleh orang orang hebat, pemikir hebat, pelobby hebat, dan eksekutor hebat, tinggal menyamakan komunikasi kita saja sebagai penyimpulnya," pungkasnya (Liaz)





Tulis Komentar