Pemkab Rohil Sinergikan Lahan Rawa Hingga Tanaman Kebun Holtikoltura


IKLIK.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Ketahanan pangan dan pertanian makin serius membangun kebun tanaman holtikoltura hingga manfaat lahan rawa.

Manfaatkan lahan untuk tamanan kebun Holtikultura berbagai jenis tanaman buah dan sayuran jadi penghasilan masyarakat dikecamatan datuk batu hampar serta rimba melintang.

Bupati Rohil H Suyatno mengatakan lahan kebun holtikoltura dikembang dinas pertanian program menunjuk kepada masyarakat bahkan provinsi sebagai lahan percontohan dibangun 3 hektar di areal Batu Enam.

Kebun holtikoltura tiga hektar akan dijadi stand pameran Persiapan dikunjungi Gubri pada perhelatan MTQ Provinsi Riau 2021.

Hal itu kata Bupati Rohil sesuai program dicanangkan pemkab Rokan Hilir melalui dinas ketahanan pangan dan pertanian tanaman kebun buah Melon,jambu, labu, sangkis dan jenis berbagai sayur, dilahan 3 hektar akan diolah kini menunggu proses penanaman.

Disamping tanaman buahan dan sayuran tersebut dilahan itu juga ada tiga kolam ikan diisikan berberapa jenis ikan progrees rencana lahan 3 hektar tersebut akan menjadi Icon MTQ Riau 2021.

Sementara Kadis Pertanian dan ketahanan pangan Rohil Drs H. Rusli Syarief, menyebutkan program holtikoltura adalah Intruksi Bupati Rohil
Dia menginginkan kebun holtikoltura stand pameran MTQ 2020 Rokan hilir akan beda tampil Kabupaten kota yang lain .Stand pameran Rohil menunjukan program pertanian jadi nilai terbaik diprovinsi Riau.

Pencanangan program kebun holtikoltura menjadi kebanggaan daerah karena beragam tanaman buah-buahan dah sayuran sangat menarik ditampilkan dilihat pengunjung MTQ 2021.

Kebun tanaman holtikultura jenis buah Melon 100 pokok ditanam 2 bulan berbuah dan buah semangka sertai dua kebun mini sayuran pare dihalaman kantor pertanian kebun holtikoltura.

Dengan memanfaat lahan pertanian bisa berhasil dan membuah hasil tanaman tidak tertutup kemungkinan masyarakat yang memiliki lahan dapat bercocok tanaman halaman rumah berbagai tanami alat dapur rumah tangga seperti tanaman cabe dan sayur dan lainnya.

Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) Kementerian pertanian melalui pemerintah Daerah Riau Bappeda Riau bersama & Dirjen Perbenihan Tanaman Pangan dan BPTP Riau melaksanakan koordinasi pengolahan lahan rawa didaerah Rokan Hilir.

Pelaksanaan program Serasi beberapa hari lalu telah koordinasi tim Serasi melaksana survei identifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).

Pelaksanaan program SERASI di Rokan Hilir yang direncanakan ditiga ditanami padi ketersediaan lahan 3.000 Hektar diKecamatan Bangko, Kubu, dan Kubu Babussalam.

Kepala DKPP Rohil, Drs H Rusli Syarief mengakui bahwa program optimasi lahan rawa (Opla) akan dibangun sarana selamatkan lahan Rawa Sejahterakan Petani (serasi).

Sosialisasi program optimasi lahan rawa kemaren dengan melibatkan TNI dandim 0321 Rohil, Kasi Lahan Irigasi dan Pembiayaan DKPP Rohil Muklis, sp, Koordinator PPL Kecamatan Bangko, PPL Bagan Jawa Pesisir, Dinas PUTR Rohil.

Program lahan rawa akan digandengi konsultan Pengawas, Babinsa Bagan Jawa Pesisir, pihak Camat Bangko, Penghulu Bagan Jawa Pesisir (diwakili sekdes) dan 15 orang ketua kelompok tani se Bagan Jawa Pesisir.

Program rawa lahan sangat ditahun anggaran tahun 2020 dengan luas lahan 3.000 hektar dikerjak petani manfaat dilahan rawa.

Keberadaan lahan rawa Desa raja bejamu (Sinaboi) 200 Hektar, Desa Parit aman (Bangko) 1.000 Hektar , Bagan Jawa pesisir 300 Hektar, Kubu Teluk Piyai 1000 hektar.

Menurut Rusli Syarief bahwa Program Optimasi lahan rawa bertujuan membangun sarana pertanian dan optimal lahan rawa bagaimana bisa panen satu tahun menjadi dua kali.

Sebagai penunjung program lahan rawa dibangun, tanggul, Saluran primer, long storage, jalan & jembatan, usaha tani, pintu air serta penataan lahan dikawasan rawa lengkap.

Pengembangan disusun konsultan & perencanaan pelaksanaan melalui sistem swakelola dikerjakan oleh gopoktan anggaran APBN 2020 Per-hektar 4.3 juta, 3000 Hektar  total anggran Rp 12.900 milyar.

Sosialisasi program lahan rawa bersinergi pendamping TNI,dan teknis kabupaten, kecamatan, Kepenghuluan erta Pengawas lapangan (PPL) Pertanian.


(Advtertorial Diskominfotik)
 





Tulis Komentar